Sejak dulu mobil bekas memang memiliki pangsa pasar tersendiri, dan tak pernah sepi peminat, sebagian orang beranggapan memilih mobil bekas lebih efektif dibandingkan mobil baru, tak jarang pembeli mobil bekas mendapatkan mobil isuzu dengan harga yang murah, jangan sekali-kali kita sebagai penjual mobil bekas denda telat bayar pajak motor itu akan menurunkan harga.

Berikut ini adalah faktor yang mempengaruhi harga jual mobil bekas:

  1. Merek mobil

Merek mobil sangat berpengaruh terhadap harga jual mobil bekas, konsumen cenderung lebih menyukai merek-merek mobil dari jepang salah satunya isuzu, karena sistem operasionalnya mudah dan harga spare partnya terjangkau, tak mengherankan bila merek-merek mobil bekas jepang dibanderol dengan harga yang relative mahal, karena merek dari jepang tak pernah sepi peminat.

  1. Tahun produksi mobil

Semakin tua tahun produksi mobil maka semakin murah harganya kalau dijual, mobil keluaran lama tentu sudah digunakan beberapa tahun dan sudah berpindah tangan, resiko kerusakannya tinggi, dan butuh biaya mahal untuk memperbaikinya. Kebanyakan konsumen mencari mobil yang tahun keluran terbaru supaya tidak terbebani biaya servis

  1. Jarak tempuh mobil

Mobil yang jarak tempuhnya sudah jauh atau sudah banyak kemungkinan resiko rusaknya tinggi, apalagi kalau mobil itu dipake dijalanan yang rusak , itulah sebabnya ada oknum yang berusaha mengakali speedometer mobil untuk mengurangi jarak tempuh nya, sehingga konsumen mau membelinya karena speedometernya baru sedikit.

  1. Warna Eksterior mobil

Jangan meremehkan warna mobil yang akan dijual, kebanyakan konsumen memilih warna yang netral seperti merah, hitam, putih, abu-abu, warna-warna tersebut pasti laris manis di pasaran, sebaliknya mobil-mobil yang berwarna mencolong seperti kuning, biru sangat sepi peminat. Karena tidak banyak konsumen yang menyukai warna terang agar cepat terjual, mobil-mobil bekas dengan warna yang mencolok sering dijual dengan harga yang murah.

  1. Kondisi body mobil

Tak dapat dipungkiri kondisi body mobil mempengaruhi harga jual mobil bekas, konsumen lebih menyukai body mobil yang mulius tanpa goresan atau keropos, mobil bekas yang bodynya kurang mulus membuat pemilik mobil harus mengeluarkan uang untuk memperbaikinya, jika kita ingin menjual mobil pastikan dulu body mobil kita mulus dan menarik.

  1. Kualitas mesin mobil

Saat akan membeli mobil konsumen pasti aja melakukan test drive terlebih dahulu, kualitas mesin mobil akan dinilai ketika test drive berlangsung, terutama jika waktu test drive berlangsung lama, mesin mobil yang masih bagus dan berkualitas akan membuat konsumen langsung membayarnya, dengan harga yang sangat mahal, sebaliknya jika mesin mobil terganggu maka akan menghambat proses penjualan. Karena konsumen selalu menginginkan kualitas mesin mobil yang performanya masih sangat bagus.

  1. Modifikasi dan aksesoris mobil

Banyak mobil bekas yang di banderol dengan harga yang sangat tinggi, karena sudah dimodifikasi secara maksimal, biaya modifikasi mobil tidaklah murah, terutama bila mobil bekas tersebut di modifikasi agar fungsinya sama seperti mobil baru, para kolektor mobil bekas tak segan-segan jika membeli dengan harga mahal jika hasil modifikasinya istimewa, namun membutuhkan waktu yang sangat lama menunggu konsumen yang mau membayar mahal. Kepemilikan asuransi mobil memang tidak mempengaruhi harga mobil bekas secara langsung, namun kita tentu memanfaatkan proteksi yang diberikan perusahaan asuransi mobil semaksimal mungkin. Sehingga mobil kesayangan kita selalu terawat dengan baik dan tidak mudah rusak.

Sekian informasi tentang faktor yang mempengaruhi harga jual mobil bekas semoga bermanfaat bagi teman-teman semuanya.